Depok, Cakrawalasatu.com – Dua pria yang melakukan pemerasan, babak belur diamuk massa di terminal terpadu Depok. Kedua pria tersebut berinisial AJ dan ZA ditangkap karena mengaku anggota polisi dan menodongkan pistol mainan saat memalak juru parkir di terminal Depok baru, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, sekitar pukul 22.30 WIB.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Berdasarkan keterangan di lokasi, kedua pelaku mendatangi seorang warga yang sedang berjaga parkir motor. Mereka tiba-tiba mengaku sebagai anggota kepolisian dan mengancam korban menggunakan pistol. Pelaku juga meminta sejumlah uang kepada korban,” ucapnya kepada awak media, Kamis (19/02/26).
Made mengungkapkan, korban yang sempat terkejut akhirnya menyadari bahwa senjata yang digunakan merupakan pistol mainan.
“Korban kemudian melakukan perlawanan dan berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga serta para sopir di sekitar terminal yang langsung berdatangan ke lokasi,” ungkapnya.
Made menerangkan, kedua pelaku selanjutnya diamankan oleh koordinator lapangan (korlap) stater dan dibawa ke Pospol terminal Depok.
“Pihak pos kemudian menghubungi Polres Metro Depok untuk penanganan lebih lanjut,” terangnya.
Made menjelaskan dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa satu pucuk pistol mainan dan satu borgol tis warna merah.
“Saat diamankan, kedua pemuda tersebut diduga berada dalam pengaruh minuman atau obat-obatan. Selanjutnya, kedua pelaku dibawa ke Polres Metro Depok guna proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Polres Metro Depok mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan segala bentuk tindakan kriminal yang terjadi di sekitarnya.
“Laporan dari masyarakat sangat penting untuk membantu pihak kepolisian dalam mengungkap dan menindak pelaku kejahatan. Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Jangan ragu untuk melaporkan segala bentuk tindakan kriminal yang terjadi di sekitar Anda,” imbaunya. (*)







