Padang Pariaman, Cakrawalasatu.com – Anggota DPR RI Arisal Aziz meresmikan rumah aspirasi dan kampung bebas narkoba di nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut, dihadiri Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar dan Kolonel Inf Adrian Adek, Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya, dan SDM Padang Pariaman Syafrion, Camat Lubuk Alung, Dion Franata, Pj. Walinagari Lubuk Alung dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengatakan, akan mengedepankan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika hingga ke tingkat nagari.
Ia menegaskan, bahwa peluncuran program ini mencerminkan pergeseran paradigma Polri, dari sekadar penegak hukum dan hadir untuk masyarakat.
“Kita berkomitmen menyentuh akar persoalan sosial, termasuk kemiskinan dan peredaran narkoba, melalui pendekatan yang lebih humanis dan kolaboratif,” ujarnya.
Dukungan nyata terhadap program ini datang dari Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, yang memfasilitasi lokasi rumah aspirasi dan kampung bebas narkoba untuk menampung aspirasi dan pengaduan masyarakat.
Kapolda berharap, integrasi teknologi dan peran aktif warga mampu menciptakan sistem proteksi yang ketat untuk menangkal ancaman narkoba sejak dini.
“Secara infrastruktur, dukungan sudah diberikan. Sekarang tinggal bagaimana melibatkan seluruh tokoh masyarakat dan pemuda untuk bersatu melawan narkoba, sebagaimana perintah agama,” ungkap Kapolda.
Selain pemberantasan narkoba, Kapolda memberikan apresiasi kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Josal atas dedikasi mereka dalam memberikan pendampingan hukum gratis bagi warga kurang mampu.
Ia secara khusus meminta LBH Josal memberikan atensi penuh pada kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa seorang ibu dan balita di wilayah hukum Polresta Padang.
Menutup arahannya, Kapolda mengingatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polres hingga Bhabinkamtibmas, untuk terus merebut hati masyarakat.
Sementara itu, Arisal Aziz menyampaikan, bahwasanya dibentuk rumah aspirasi dan kampung bebas narkoba, semata-mata karena banyak ditemukan adanya penggunaan narkoba di Padang Pariaman.
Ia menekankan pentingnya, semua pihak dalam memerangi narkoba ini, karena merusak generasi muda untuk masa-masa yang akan datang.
“Kehadiran polisi, Walinagari, ninik mamak, cadiak pandai, bundo kanduang dan tokoh masyarakat diharapkan bersama-sama memerangi peredaran narkoba ini,” kata Arisal Aziz.







