Depok, Cakrawalasatu.com – Seorang pencuri babak belur setelah dapat salam olahraga dari warga usai melakukan aksi pencurian di sebuah toko emas di Pasar Pucung, Cilodong, Depok, Kamis (28/05/26). Saat tertangkap, tersangka harus merasakan sakitnya ‘salam olahraga’ dari masyarakat yang marah.
Berdasarkan informasi dihimpun dari lokasi kejadian, pelaku diduga berjumlah dua orang. Satu pelaku berhasil diamankan warga, sementara satu lainnya dikabarkan melarikan diri.
Kapolsek Sukmajaya AKP Rizky Firmansyah Tontowiputro membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, polisi masih merawat tersangka di rumah sakit akibat luka parah setelah dihakimi warga.
“Tersangka masih menjalani perawatan karena sempat dihakimi massa,” ucapnya kepada awak media, Jum’at (29/05/26).
Rizky menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat kondisi pasar mulai sepi. Pelaku diduga mengincar toko emas yang hanya dijaga seorang korban.
“Setelah melihat situasi aman, pelaku langsung melompati etalase dan masuk ke area toko emas. Pelaku langsung menerobos masuk dengan melompati etalase,” terangnya.
Rizky mengungkapkan, tidak hanya itu, pelaku menyerang korban dengan menendang dada hingga korban terjatuh.
“Pelaku juga mengancam korban menggunakan pisau dapur,” ungkapnya.
Lebih lanjut Rizky menjelaskan, korban sempat melawan dengan menepis senjata tajam tersebut. Namun, pelaku terus menekan korban hingga akhirnya berhasil menggasak uang hasil penjualan toko emas sebesar Rp20 juta.
“Usai beraksi, pelaku langsung melarikan diri. Namun korban berteriak meminta tolong hingga memancing perhatian warga sekitar Pasar Pucung,” jelasnya.
Rizky melanjutkan, massa yang mendengar teriakan korban, kemudian mengejar pelaku hingga berhasil menangkapnya di depan SDN Kalimulya 4, Cilodong,” lanjutnya.
Warga yang geram langsung menghajar pelaku hingga wajahnya babak belur dan penuh luka.
“Pelaku mengalami luka di bagian wajah akibat amukan massa,” imbuh Rizky.
Rizky menegaskan, petugas Polsek Sukmajaya bersama Babinsa kemudian datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku dari amuk warga.
“Polisi membawa tersangka ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan sebelum diproses hukum lebih lanjut. Saat ini kasus masih kami dalami dan proses penyidikan terus berjalan,” tegasnya. (*)







