Jakarta, cakrawalasatu.com – Cuaca Wilayah Jakarta lagi nggak jelas, kadang suhu meningkat tajam, tiba-tiba langsung hujan deras. Kondisi seperti ini buat tubuh mudah drop dan beberapa penyakit makin sering muncul.
Cuaca ekstrem merupakan jenis cuaca yang tidak terduga, tidak biasa, buruk, atau tidak sesuai dengan musimnya. Cuaca ekstrem bisa dikatakan sebagai cuaca pada titik ekstrem bila dilihat dari distribusi historis, di mana kejadian cuaca tersebut kira-kira belum pernah terjadi sebelumnya.
Dikutip akun Jakarta Terkini, mengatakan, belakangan ini, banyak warga mulai mengeluh flu, dari hidung mampet, batuk, badan lemes sampai demam. Wajar sih, karena di musim hujan ekstrem seperti sekarang, influenza mudah banget nyerang siapa saja.
“Virusnya juga bisa menular lewat percikan saat orang batuk atau bersin, jadi pastikan tetap pakai masker dan jaga kondisi tubuh biar nggak ketularan,” ucapnya, Jum’at (07/11/25).
Musim hujan surga buat nyamuk Aedes aegypti. Genangan air jadi tempat mereka berkembang biak.
“Gejala demam berdarah sendiri meliput demam tinggi, nyeri otot dan persendian bercak merah di kulit, dan perdarahan dalan kasus yang parah,” lanjutnya.
Resiko penyakit diare meningkat karena perubahan cuaca bikin makanan cepat basi dan air mudah terkontaminasi. Kalau kebersihan makanan tidak dijaga, bisa kena diare.
“Geiala diare sendiri meliputi mual, muntah intensitas BAB meningkat, feses yang lebih encer, hingga demam. Pastikan air minum bersih dan cuci tangan sebelum makan!,” terangya.
Harus diwaspadai yang wilayahnya biasanya rawan baniir. Dari bakteri Lestospira yang berasal dari urine tikus tercampur ke air atau tanah, makanya hindari juga genangan air.
“Kalau luka di kulit kena air banjir, bisa langsung terinfeksi. Jadi, hindari kontak langsung sama air kotor, apalagi kalau ada luka. Gejalanya sendiri berupa demam, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, hingga bisa memicu gangguan hati yang serius,” jelasnya.
Lembap karena hujan terus, jamur dan bakter jadi gampang tumbuh di kulit. Akibatnya bisa menjadi penyakit kulit seperti gatal, kemerahan, bahkan infeksi.
“Jangan lupa mandi setelah kehujanan dan jaga pakaian tetap kering,” tegasnya. (*)







