Cianjur, Cakrawalasatu.com – Polres Cianiur melaksanakan kegiatan penanganan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di sekitar Bendungan Cirata, Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Senin (30/03/26). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Dr A. Alexander Yurikho Hadi, S.H. S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P.
Informasi dihimpun, penemuan mayat tersebut berawal dari warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi bendungan dan melihat sesosok tubuh mengambang di aliran air. Mengetahui hal tersebut, personel Polsek Cikalongkulon segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan TKP, dilanjutkan dengan koordinasi bersama jajaran Polres Cianjur.
Dalam proses penanganan, Polres Cianjur melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Polsek Cikalongkulon, Satsamapta, Satpolairud, serta dukungan dari Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jabar dan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Damkar, Satpol PP, dan Basarnas Kabupaten Cianjur. Sinergitas ini dilakukan guna mempercepat proses evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan berusia sekitar 45 tahun dan ditemukan tanpa identitas. Dugaan awal, korban hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian serta proses identifikasi.
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H. S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., mengatakan penemuan ini diduga merupakan lanjutan dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal sepeda motor yang terjadi di Jalan Raya Cipanas-Puncak, Desa Cipendawa, sehari sebelumnya.
“Penemuan tersebut berkaitan erat dengan insiden kecelakaan lalu lintas tunggal pasangan suami istri yang terseret arus deras saat melintas di jalur tersebut pada Minggu (29/03/26) kemarin,” ucapnya kepada awak media, Senin (30/03/26).
Menurut Alex, pasangan suami istri yang merupakan pemudik lokal dari Bogor menuju Sumedang itu sempat terekam kamera CCTV fasilitas kesehatan di pinggir jalan saat mencoba mendahului kendaraan lain dengan mengambil lajur berlawanan.
“Kondisi jalan yang dipenuhi aliran air akibat hujan deras membuat sepeda motor yang dikendarai korban tergelincir dan bergeser ke sisi kanan jalan, tepat ke arah selokan dengan arus cukup deras. Kendaraan tergeser karena jalan dialiri air, lalu keduanya bersama motor hanyut ke saluran air yang arusnya cukup deras,” imbuhnya.
Alex menerangkan, motor korban berhasil diselamatkan oleh pengendara lain yang berada di lokasi. Namun kedua korban terbawa arus hingga jauh dari titik awal kejadian.
“Sebelumnya, tim SAR gabungan telah lebih dahulu menemukan jenazah seorang laki-laki yang diduga merupakan pengendara sepeda motor tersebut, pada Minggu malam di Kp Majalaya, Majalaya, Cikalongkulon. Sementara jenazah perempuan ditemukan pada pencarian hari kedua di Waduk Cirata. Kami duga kuat yang ditemukan hari ini adalah yang membonceng atau istri dari korban yang ditemukan sebelumnya,” terangnnya.
Alex menegaskan, saat ini proses identifikasi masih dilakukan di RSUD Sayang Cianjur guna memastikan identitas kedua jenazah sekaligus penyebab pasti kematian.
“Kami belum menyampaikan identitas karena masih dalam proses identifikasi, verifikasi, dan visum,” tegasnya. (*)







