Batam ||cakrawalasatu.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang berlangsung selama 30 hari resmi ditutup di Kavling Sambau IV, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kamis (21/8/2025). Upacara penutupan dipimpin langsung Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad, dengan dihadiri Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam memberikan apresiasi atas dedikasi TNI, khususnya Kodim 0316/Batam, yang dinilai berhasil merealisasikan program pembangunan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.
“TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat semangat gotong royong,” ujar Amsakar.
Pelaksanaan TMMD ke-125 melibatkan sekitar 150 personel gabungan yang menyelesaikan sejumlah sasaran fisik, di antaranya semenisasi jalan sepanjang 1.591 meter dan pembangunan gorong-gorong di beberapa titik.
Selain pembangunan infrastruktur, program ini juga menghadirkan kegiatan non-fisik seperti, penyuluhan kesehatan dan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan gratis, pembersihan sungai, penanaman mangrove, percepatan penanganan stunting, dan kegiatan sosial-keagamaan berupa bersih-bersih tempat ibadah.
Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, menegaskan TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian.
“Kegiatan TMMD kali ini berjalan dengan baik dan mencapai 100 persen sasaran. Terima kasih kepada seluruh personel satgas serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Semoga sinergitas ini terus berlanjut demi kesejahteraan rakyat,” tegas Brigjen Bambang.
Dampak positif program TMMD dirasakan langsung oleh warga setempat. Ketua RT 03 Kavling Sambau IV, Muhammad Erwin, menyampaikan rasa syukur atas hasil pembangunan yang kini sangat membantu kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, jalan yang dulunya becek saat hujan kini sudah bisa dilalui dengan lancar. Program TMMD ini ibarat vitamin bagi kami, sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Erwin.
Dengan ditutupnya TMMD ke-125 di Batam, program ini tidak hanya meninggalkan warisan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat.







