Kuliah Gratis plus Uang Saku, Pemkab Nias Selatan Buka Pendaftaran KIP Kuliah untuk Putra-Putri Daerah

Nurhayati Telaumbanua: "Kesempatan emas bagi anak-anak kita dari keluarga tidak mampu"

Nias Selatan, Pendidikan11737 Dilihat

Nias Selatan, cakrawalasatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan melalui Dinas Pendidikan terus mendorong masyarakat memanfaatkan Program KIP Kuliah kerja sama dengan STIEPARI Semarang, yang saat ini kuotanya baru terisi 13 dari 30 yang disediakan. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan, Nurhayati Telaumbanua, S.Pd., M.M., saat dikonfirmasi wartawan cakrawalasatu.com  pada Sabtu (19/7/2025).

“Ini kesempatan emas yang harus dimanfaatkan oleh anak-anak kita, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu. Biaya pendidikan sudah ditanggung penuh pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga: Bom Ikan Hancurkan Laut Nias Selatan, Dua Nakhoda Masuk Penjara, Pemilik Masih Misterius

Nurhayati menjelaskan, program ini merupakan hasil komunikasi baik antara Pemkab Nias Selatan dengan STIEPARI Semarang, yang memiliki fokus pada sektor pariwisata. “Pilihan program studi memang hanya tiga: D3 Perhotelan, S1 Pariwisata, dan S1 Manajemen Konsentrasi Perhotelan. Ini sesuai dengan kebutuhan SDM pariwisata yang sedang kita bangun di Nias Selatan,” jelasnya.

Kuota 30 orang, menurutnya, adalah jumlah yang ditetapkan pihak kampus STIEPARI. “Meski begitu, jika nantinya peminat lebih dari kuota, kita sudah bersurat resmi ke STIEPARI agar mempertimbangkan penambahan,” katanya.

Baca Juga: BMP Cup 2025 Resmi Dibuka Bupati Nias Selatan: Ajang Sportivitas dan Persaudaraan dalam Semangat Hari Jadi ke-22

Hingga batas waktu yang sudah ditentukan, pada Jumat (18/7/2025), lanjutnya, jumlah pendaftar baru 13 orang. Kendati demikian, pihaknya akan segera menerbitkan pengumuman penambahan waktu pendaftaran pada Senin (21/7).

Ia berharap sekolah-sekolah segera mengajukan nama siswa yang memenuhi syarat dan memastikan program ini tepat sasaran.

Baca Juga: Operasi Patuh Toba 2025 Dimulai, Satlantas Polres Nias Selatan Tekankan Keselamatan di Jalan Raya

“Ada mekanisme verifikasi. Kepala desa/lurah diminta mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk memastikan calon penerima benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu,” ungkapnya.

Jika peminat melebihi kuota, pihaknya berkoordinasi untuk seleksi prioritas berdasarkan kriteria ekonomi dan prestasi.

Ia menambahkan, para lulusan nantinya diharapkan kembali ke daerah untuk membangun pariwisata Nias Selatan.

“Mereka yang lulus punya peluang besar bekerja di sektor perhotelan, industri pariwisata, baik dalam negeri maupun luar negeri,” jelasnya.

Dinas Pendidikan, lanjutnya, juga sudah menyiapkan mekanisme monitoring. “Kami akan terus memantau perkembangan mahasiswa di Semarang, baik melalui korespondensi dengan pihak kampus maupun kunjungan jika memungkinkan,” ujarnya.

Terkait jika mahasiswa berhenti di tengah jalan, Nurhayati menegaskan, “Itu sangat disayangkan karena KIP sudah dibiayai pemerintah. Mereka yang berhenti tentu tidak bisa lagi menerima bantuan serupa di masa mendatang.”

Nurhayati berharap program ini bisa berlanjut tahun-tahun berikut. “Ini bagian dari visi meningkatkan kualitas SDM Nias Selatan. Semoga tahun depan kuota bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Syarat Penerima;

Calon penerima beasiswa harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:

– Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024 atau 2025, berdomisili di Nias Selatan.

– Berasal dari keluarga kurang mampu, dibuktikan dengan KIS/KKS/PKH atau surat keterangan tidak mampu.

– Memilih program studi D3 Perhotelan, S1 Pariwisata, atau S1 Manajemen (konsentrasi Perhotelan).

– Bukan anak pegawai aktif TNI/Polri/ASN/BUMN, dan bukan penerima KIP Kuliah di tempat lain.

Beasiswa mencakup pembebasan SPP/UKT selama 3-4 tahun, bebas SPI, uang saku bulanan Rp950.000, dan pembebasan biaya magang. Namun, biaya transportasi ke Semarang ditanggung masing-masing penerima.

Dokumen yang Harus Disiapkan;

Pengusulan nama calon mahasiswa beserta dokumen persyaratan harus diterima Dinas Pendidikan dalam bentuk hardcopy dan CD berisi softcopy (JPG dan PDF).
Dokumen yang diperlukan antara lain:

-Ijazah/Surat Keterangan Lulus.

-Surat keterangan prestasi (jika ada).

-Kartu keluarga, KTP calon mahasiswa dan orangtua, bukti pembayaran listrik/PBB.

-Surat keterangan tidak mampu, surat penghasilan orangtua.

-Pasfoto 3×4 dan 4×6 masing-masing 3 lembar.

-Foto rumah tampak depan, ruang keluarga, dan seluruh anggota keluarga.

Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar bisa menghubungi kontak person Sri Handayani Laowo, S.M. di nomor HP/WA 0822 7740 1476.