Nias, Cakrawalasatu.com – Aktivitas warga yang mengandalkan jaringan seluler dan internet mulai terganggu imbas jaringan Telekomunikasi terputus di Kepulauan Nias termasuk Kabupaten Nias Selatan hingga Jum’at (28/11/25).
Kegiatan Zoom meeting, pengiriman laporan, update informasi paket, jualan online hingga kepentingan sekolah tidak dapat dilakukan. Begitu juga dengan mereka yang memiliki keluarga di luar Pulau Nias merasa khawatir karena tidak bisa memberikan kabar terkini.
Seperti halnya yang dirasakan oleh Direktur media Online cakrawalasatu.com Arisman Zalukhu, warga Teluk Dalam yang merasa cemas tidak bisa menghubungi family yang sedang berada di luar daerah.
“Mau kasih tau kondisi disini tapi jaringan tidak ada dan belum tau kapan jaringannya bisa pulih,” ucapnya, Jum’at (28/11/25).
Arisman juga mengeluhkan tidak dapat mengerjakan pekerjaan karena jaringan internet sudah terputus.
“Lagi nyari dimana kira-kira lokasi yang bisa numpang internet walaupun hanya sebentar. Jadi untuk penerbitan berita media online sementara, di handle dari Jakarta,” ungkapnya.
Informasi dihimpun dari RRI, satu-satunya alternatif yang saat ini dapat digunakan masyarakat adalah jaringan Starlink atau VSAT. Namun jumlah penggunanya masih terbatas, salah satunya RRI Stasiun Produksi Nias Selatan.
Sejak kemarin, Rabu (26/11/25), jaringan VSAT yang digunakan RRI Stasiun Produksi Nias Selatan dimanfaatkan masyarakat dan instansi.
“Saya bersyukur bisa memanfaatkan jaringan internet ini karena kebetulan ada keperluan untuk pendaftaran beasiswa kuliah anak saya,” ungkap Pendeta Mardalianus Wau, tokoh Agama sekaligus Pengisi Acara Mimbar Kristen di RRI Nias Selatan yang datang berkunjung ke RRI Nias Selatan, Kamis (27/11/25).
Putusnya jaringan komunikasi baik seluler maupun internet sejak Selasa (25/11/205) telah menyebabkan terhambatnya sejumlah aktifitas masyarakat. Menurut informasi yang diterima RRI dari Call Center Telkomsel selaku penyedia jasa layanan seluler dan internet di Kepulauan Nias, Rabu (26/11/225), kondisi ini diakibatkan kabel putus sebagai imbas tanah longsor dan banjir di wilayah Tapanuli Tengah-Sibolga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai kapan jaringan Telekomunikasi ini akan pulih. Namun pihak Telkomsel memastikan terus berupaya maksimal guna mempercepat waktu perbaikan. (*)













