Nias Selatan||cakrawalasatu.com – Polemik seputar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di UPTD Puskesmas Hilisalawa’ahe, Kabupaten Nias Selatan, memasuki babak baru. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nias Selatan, dr. Henny K. Duha, mengonfirmasi bahwa inisial “MSKYH” telah mengundurkan diri dari proses seleksi PPPK.
Informasi ini disampaikan langsung oleh dr. Henny K. Duha kepada cakrawalasatu.com melalui pesan WhatsApp pribadinya pada Sabtu (13/9/2025). “Benar, yang bersangkutan atas nama inisial ‘MSKYH’ telah menyampaikan surat pengunduran diri dari proses rekrutmen PPPK paruh waktu di Puskesmas Hilisalawa’ahe,” ungkapnya.
Baca Juga: Polemik Rekrutmen PPPK Paruh Waktu di UPTD Puskesmas Hilisalawa’ahe, Diduga Ada Manipulasi Data
Keputusan ini diambil menyusul pemberitaan sebelumnya yang menyoroti kejanggalan identitas “MSKYH”. Seorang tenaga medis di UPTD Puskesmas Hilisalawa’ahe mengaku tidak mengenal sosok tersebut, memicu dugaan adanya data “siluman” dalam daftar peserta PPPK.
Menanggapi hal ini, dr. Henny K. Duha menegaskan komitmen Dinkes Nias Selatan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan rekrutmen. “Pengunduran diri ‘MSKYH’ secara otomatis membatalkan kepesertaannya dalam seleksi PPPK. Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Baca Juga: Geger PPPK Paruh Waktu Nisel: Honorer R3 Adukan Dugaan Manipulasi Data, Nama “Siluman” Lolos Seleksi
Lebih lanjut, dr. Henny K. Duha menyampaikan apresiasi kepada media dan masyarakat yang telah memberikan informasi dan masukan terkait proses rekrutmen ini. “Kritik dan saran yang membangun sangat kami hargai. Ini menjadi momentum bagi kami untuk meningkatkan pengawasan dan memperbaiki sistem rekrutmen agar lebih baik lagi,”







