Ratusan Usulan Musrenbang Kecamatan Tebet : Usulan Prioritas Pengerukan Kali Mati

Musrenbang Tingkat Kecamatan Merupakan Agenda Rutin Yang Dilaksanakan Setiap Tahun

Jakarta, Cakrawalasatu.com – Sebanyak ratusan usulan yang telah divalidasi kelurahan dibahas, dengan prioritas perbaikan saluran dan pembangunan pedestrian dari segmen Gelael hingga KUA Tebet Barat.

Pengerukan Kali Mati di Kelurahan Manggarai menjadi salah satu usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 digelar di Kecamatan Tebet. Sidang Pleno ll dibuka oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tommy Fudihartono, didampingi Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Lazarus Simon Ishak dan Camat Tebet Putut Puji Linangkung.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono mengatakan, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, meskipun terdapat perubahan istilah.

“Jika sebelumnya di tingkat RW disebut Rembuk RW, kini istilah tersebut berubah menjadi Aspirasi Masyarakat, termasuk pada tingkatan yang lebih tinggi,” ucapnya dilokasi, Rabu (11/02/26).

Tomy mengungkapkan, berdasarkan catatan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan, sekitar 80 persen usulan dari kelurahan dan kecamatan masih bersifat fisik.

“Untuk itu, ke depan diharapkan usulan nonfisik, seperti pelatihan keterampilan dan program pendidikan, dapat lebih ditingkatkan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman, serta usulan-usulan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan warga demi pembangunan lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.

Camat Tebet, Putut Puji Linangkung menambahkan, dari 230 usulan yang diajukan oleh masing-masing kelurahan, terdapat empat usulan prioritas dalam Musrenbang tahun ini.

“Usulan tersebut merupakan hasil rembuk bersama di tingkat kecamatan, di luar usulan prioritas lingkungan masing-masing kelurahan,” imbuhnya.

Putut menerangkan, adapun usulan prioritas tersebut meliputi pengerukan Kali Mati yang memiliki percabangan aliran menuju Kali Ciliwung serta sodetan di wilayah Kelurahan Manggarai.

“Usulan ini sebelumnya telah kami sampaikan dalam rapat tingkat kota, yaitu penanganan aliran air Kali Mati di Kelurahan Manggarai. Aliran ini dari wilayah Kalibata, melewati Tebet Barat dan Tebet Timur, hingga Manggarai Selatan dan Bukit Duri yang kerap menyebabkan genangan,” terangnya.

Putut menjelaskan, terdapat usulan perbaikan saluran dan infrastruktur jalan di sepanjang Jalan Tebet Barat Dalam Raya, perbaikan turap PHB Sawokecik yang mengalami kerusakan akibat akar pohon, serta program penanganan stunting.

“Berdasarkan data tahun 2026, tercatat 99 balita mengalami stunting. Kami telah melakukan berbagai upaya, tetapi hal ini tetap memerlukan perhatian bersama,” jelasnya.

Diwaktu yang sama, Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Lazarus Simon Ishak menyampaikan apresiasi kepada Suku Dinas teknis yang telah merealisasikan sejumlah usulan pada tahun ini maupun tahun mendatang.

“Saya berharap berbagai permasalahan warga, baik terkait banjir maupun persoalan lainnya, dapat segera teratasi. Saya kerap mengikuti Musrenbang atau Forum Kelurahan. Memang masih ada usulan warga yang belum diakomodir karena lokasi bukan merupakan aset pemerintah. Namun, sebagai wakil rakyat, saya telah melakukan peninjauan dan menyampaikan aspirasi langsung kepada pihak terkait,” tegasnya. (*)

News Feed