Viral di Media Sosial, Aksi Mesum Sejoli di Rel Perlintasan Kereta Api Jatinegara

Melanggar Ketertiban Umum, Satpol PP Jakarta Timur Tutup Akses Jalur Masuk Warga Melintasi Rel Kereta Api

Jakarta, Cakrawalasatu.com – Memicu keresahan warga, viral di media sosial sebuah rekaman video yang memperlihatkan tindakan asusila sepasang kekasih di pinggir rel kereta api kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Menanggapi hal tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur bergerak cepat dengan menutup total akses ilegal menuju area terlarang tersebut.

Informasi dihimpun, Aksi tidak senonoh tersebut terekam kamera warga dalam kereta saat melintas di rel Jalan Bekasi Timur, Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, pada Rabu (06/05/26) sekitar pukul 23.30 WIB.

Merespons kejadian yang melanggar ketertiban umum itu, Satpol PP bersama instansi terkait langsung menggelar koordinasi lapangan.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, mengatakan bahwa tindakan utama yang diambil adalah memutus jalur masuk warga ke area rel yang selama ini kerap disalahgunakan.

“Langkah yang dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok yang menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel. Selain penutupan fisik berupa pemagaran dan penembokan kembali, pemerintah setempat bersama PT KAI juga menyepakati perbaikan fasilitas di sekitar lokasi,” ucapnya saat memberikan keterangan kepada awak media, Jum’at (08/05/26).

Minimnya cahaya di area tersebut diidentifikasi sebagai salah satu faktor yang memicu terjadinya tindakan negatif.

“Oleh karena itu, pencahayaan akan ditambah untuk menghilangkan titik-titik gelap. Kawasan yang minim penerangan memang berpotensi disalahgunakan. Karena itu, penerangan akan ditambah agar pengawasan lebih optimal,” imbuhnya.

Muhammadong menerangkan, tidak berhenti pada penutupan akses, petugas juga akan menyiagakan patroli rutin mulai malam hari untuk memastikan area steril dari aktivitas masyarakat.

“Untuk memastikan lokasi tetap kondusif, kami telah menginstruksikan personel untuk melakukan pengawasan rutin. Patroli ini tidak hanya melibatkan Satpol PP, tetapi juga menggandeng aparat penegak hukum lainnya,” terangnya.

Muhammadong menjelaskan, tujuan patroli supaya tidak ada lagi aksi mesum yang meresahkan warga sekitar maupun pengguna kereta api.

“Langkah ini diambil guna mengembalikan fungsi area publik yang aman bagi masyarakat luas. Patroli kami akan melibatkan dari unsur kepolisian dan TNI supaya memberikan rasa aman dan nyaman ke masyarakat,” jelasnya.

Muhammadong mengingatkan bahwa jalur kereta api adalah zona terbatas yang sangat berbahaya bagi keselamatan nyawa, bukan tempat untuk beraktivitas apalagi melakukan perbuatan melanggar norma.

“Masyarakat juga kami minta ikut menjaga lingkungan dan tidak memasuki area rel sembarangan karena sangat berbahaya. Saat ini, kondisi di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai hingga Jalan Bekasi Timur dilaporkan sudah kondusif dan dalam pengawasan ketat petugas guna mencegah terulangnya kejadian serupa,” tegasnya. (*)