Karawang, Cakrawalasatu.com – Seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) asal Kecamatan Karawang Barat viral di media sosial usai dilaporkan hilang selama empat hari.
Diketahui seorang siswi Madrasah lbtidaiyah (MI) tersebut berinisial LZ (13), warga Kecamatan Karawang Barat, yang tak kunjung pulang sejak Minggu (18/05/26), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh pihak keluarga saat bersama seorang remaja laki-laki berinisial SA (15), yang merupakan kekasihnya.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan peristiwa tersebut bermula saat SA menghubungi LZ melalui pesan singkat dan menyampaikan keinginannya untuk pergi dari rumah.
“Korban ingin kabur, mengirim pesan kepada SA. Ternyata SA sempat dilarang oleh LZ, keduanya akhirnya sepakat untuk bertemu di Jembatan Jalan Baru pada Senin (18/05/26) pagi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jum’at (22/05/26).
Wildan melanjutkan, LZ berpamitan kepada orang tuanya untuk berangkat sekolah seperti biasa pada keesokan harinya, Senin (18/05/26) sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, LZ ternyata tidak menuju sekolah dan memilih menemui SA sesuai rencana yang telah disepakati.
“Setelah bertemu, keduanya kemudian pergi dan bersembunyi di sebuah pos ronda yang berada di wilayah Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat. Selama beberapa hari, keberadaan mereka tidak diketahui hingga akhirnya ditemukan oleh keluarga dan warga,” lanjutnya.
Disisi lain Camat Karawang Barat, Agus Somantri, membenarkan kabar ditemukannya siswi tersebut. LZ ditemukan tidak jauh dari lingkungan rumahnya.
“Betul udah ketemu infonya dari staf. Tak jauh dari rumahnya. Kabarnya udah dibawa ke unit PPA,” ungkapnya.
Agus menjelaskan, berdasarkan informasi yang dihimpun, LZ dan SA diketahui telah menjalin hubungan selama kurang lebih empat bulan setelah berkenalan melalu aplikasi TikTok.
“Keduanva bahkan disebut sudah merencanakan untuk pergi bersama,” jelasnya.
Agus menambahkan, selama menghilang pasangan remaja itu hanya berkeliling di sekitar kawasan Bypass Karawang hingga area hutan kota dengan berjalan kaki tanpa tujuan pasti.
“Keliling-keliling aja di sekitar Bypass sama hutan kota. Kata LZ tidurnya di jembatan,” imbuhnya.
Agus menegaskan, kasus tersebut kini turut menjadi perhatian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karawang serta DP3A Kabupaten Karawang.
“Mengingat LZ masih berstatus anak di bawah umur. SA pun telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya. (*)







