Padang Pariaman||CSC – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman meluncurkan program layanan servis dan ganti oli sepeda motor gratis bagi para mustahik di wilayah tersebut, Rabu (4/3/2026). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Badan Amil Zakat Nasional yang menargetkan 5.000 unit kendaraan di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia.
Di Padang Pariaman, program tersebut menyasar 100 unit sepeda motor milik mustahik. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Kantor Baznas Kabupaten Padang Pariaman dengan melibatkan mekanik dari Z-Auto.
Baca Juga: Satu Tahun JKA–Rahmat: Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pembangunan Tetap Bergerak
Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Padang Pariaman, Suryadi Zuhri Ali, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu meringankan beban ekonomi mustahik, khususnya mereka yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas yang membutuhkan kendaraan bermotor.
“Program servis dan ganti oli gratis ini merupakan bagian dari program Baznas RI yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah. Kabupaten Padang Pariaman mendapat kuota 100 unit kendaraan,” ujar Suryadi saat ditemui awak media di lokasi kegiatan.
Baca Juga: Walikota Pariaman Dorong Perlindungan Pekerja BPU Lewat JKK dan JKM
Ia menambahkan, penerima layanan diwajibkan mengisi formulir pendaftaran dengan melampirkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah diverifikasi, peserta akan memperoleh nomor antrean untuk mendapatkan layanan perawatan kendaraan secara gratis.
Menurut Suryadi, kendaraan bermotor bagi sebagian mustahik bukan sekadar alat transportasi, melainkan sarana utama untuk menjalankan usaha dan memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, perawatan kendaraan menjadi aspek penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Anak di O’ou Masuk Tahap Krusial, Gelar Perkara Dijadwalkan Minggu Ini
Salah seorang penerima manfaat, Toni (45), warga Sicincin, mengaku baru mengetahui program tersebut dari rekannya. Ia segera mendaftarkan diri karena kuota layanan terbatas.
“Program ini sangat membantu kami yang menggunakan motor untuk berjualan. Saat kondisi dagangan sedang sepi, biaya servis cukup terasa. Dengan adanya bantuan ini, kami bisa sedikit berhemat untuk kebutuhan lain,” ujarnya.













