Bupati Padang Pariaman Turun Langsung Jemput Aspirasi Dorong Pembangunan Daerah

Meninjau Sejumlah Titik Infrastruktur Yang Mengalami Kerusakan Akibat Banjir dan Bencana Alam

Padang Pariaman, Cakrawalasatu.com – Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) kembali turun langsung ke lapangan melalui program Putar Roda atau Jemput Aspirasi Dorong Pembangunan Daerah dengan mengunjungi empat kecamatan di wilayah Padang Pariaman, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan tersebut, diikuti sekitar 52 pengendara sepeda motor yang terdiri dari Sekretaris Daerah, asisten, kepala OPD, Direktur PDAM, Ketua Baznas, camat hingga staf pemerintahan. Rombongan berangkat dari Pendopo Bupati di Pariaman sejak pagi hari.

Empat kecamatan yang dikunjungi yakni Kecamatan V Koto Kampung Dalam, V Koto Timur, VII Koto Patamuan, dan VII Koto Sungai Sariak.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati JKA meninjau langsung sejumlah titik infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir dan bencana alam. Salah satunya Jembatan Campago di Kecamatan V Koto Kampung Dalam yang mengalami kerusakan pada pondasi kaki jembatan dan sungai tebing.

Melihat kondisi itu, JKA langsung memindahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memasang batu grib guna melindungi pondasi jembatan dari ancaman abrasi sungai.

Selain itu, rombongan juga meninjau Jembatan Oman yang mengalami kemiringan akibat banjir. Untuk penanganannya, Bupati meminta DPU melakukan perbaikan pada tahun 2026 sekaligus normalisasi Sungai Batang Naras di sekitar jembatan tersebut.

“Kerusakan infrastruktur, seperti ini harus segera ditangani agar tidak membahayakan masyarakat,” kata JKA di sela kunjungan.

Di Nagari Sikucur, Bupati berdialog dengan tokoh masyarakat dan wali nagari di Posko Pokmas Durian Kadok. Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan mulai dari jalan rusak, irigasi hingga kebutuhan pembangunan lainnya serta proses pemekaran Pemerintahan Nagari.

JKA juga meninjau, jalan terban di Pulau Aie Nagari Sikucur dan mengarahkan agar perbaikannya dilakukan pada Juli ini guna pengamanan badan jalan.

Tidak hanya itu, ia ikut memeriksa kondisi Irigasi Lubuak Jambu yang runtuh akibat banjir. Pemerintah daerah, kata dia, akan melakukan perbaikan bendungan sekaligus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk normalisasi sungai.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, JKA ikut mengunjungi Objek Wisata Air Terjun Baburai di Nagari Sikucur.

Ia meminta, agar akses jalan baru menuju lokasi wisata segera dibuka agar mempermudah masyarakat dan wisatawan berkunjung ke kawasan tersebut.

Menurut Kepala Dinas PUPR El Abdes, diperlukan pembangunan jalan baru sepanjang sekitar satu kilometer menuju kawasan air terjun.

Sementara di Nagari Padang Alai, Bupati meninjau jalan terban di Durian Gadung yang telah diusulkan masuk program BNPB. Untuk penanganan sementara, ia menginstal pembangunan jembatan Bailey agar akses masyarakat tetap terhubung.

Kunjungan kemudian, dilanjutkan ke Puskesmas Padang Alai. Di lokasi itu, JKA mengapresiasi pelayanan kesehatan yang tetap berjalan saat hari libur.

Ia menekankan, kepada kepala puskesmas dan tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan selama 24 jam dengan sikap ramah dan maksimal.

“Semangat bekerja untuk masyarakat,” ujar JKA memberi motivasi kepada tenaga kesehatan.

Selain mengulas fasilitas umum, JKA juga mengunjungi situs cagar budaya Masjid Syech Ungku Haji Limo Koto di Nagari Gunung Padang Alai.

Ia menyebut, masjid tertua tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan.

Dalam pertemuan bersama masyarakat, Patamuan dan wali nagari di Surau Mudiak Aie, Sungai Kasikan, warga kembali menyampaikan sejumlah usulan terkait kerusakan jalan, jembatan, dan irigasi.

Menyanggapi hal itu, JKA meminta seluruh usulan disampaikan secara tertulis melalui proposal agar dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah sesuai mekanisme perencanaan pembangunan.

Kunjungan Putar Roda ditutup, dengan menghadiri acara melewakan Gala Datuk Rajo Basa Suku Panyalai yang disandang H. Nurman di Korong Limau Hantu, Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak.

Program Putar Roda sendiri, menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk menjangkau langsung masyarakat hingga ke pelosok nagari yang sulit diakses kendaraan roda empat.

Melalui kegiatan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat dicatat langsung oleh OPD terkait untuk kemudian dibahas dalam rapat koordinasi perangkat daerah dan ditindaklanjuti dalam program pembangunan daerah.