Jakarta||cakrawalasatu.com – Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN) mulai mempersiapkan pembentukan kepengurusan periode 2026 melalui rapat konsolidasi yang digelar di Jakarta pada Jumat (12/6/2026). Pertemuan tersebut mendapat apresiasi dari para pendiri, penasehat, pembina, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung keberadaan organisasi tersebut.
Rapat konsolidasi itu dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi organisasi sekaligus mempersiapkan kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu menjalankan program kerja yang berorientasi pada pengembangan generasi muda Kepulauan Nias.
Baca Juga: Sekelompok Massa Buat Ricuh Saat Massa Aksi Mulai Bubarkan Diri di MH Thamrin-Sudirman
Dalam forum tersebut, peserta rapat menyepakati susunan calon pengurus sementara tetap dipertahankan tanpa perubahan. Seluruh calon pengurus yang hadir juga menyatakan kesediaannya untuk mengemban amanah dan berkontribusi dalam memajukan organisasi.
Berdasarkan hasil rapat, GPKN menargetkan penyusunan struktur kepengurusan secara lengkap dapat diselesaikan pada akhir Juni 2026. Setelah itu, pengurus akan melakukan sosialisasi program kerja kepada para pendiri dan pembina pada awal hingga pertengahan Juli 2026.
Baca Juga: Keresahan Masyarakata Padang Pariaman : Gas Elpiji Melon Langka dan Mahal
Sebagai bagian dari penguatan jejaring organisasi, GPKN juga merencanakan audiensi dengan sejumlah tokoh Ono Niha yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir Juli 2026, sekaligus menjadi bagian dari persiapan pelantikan pengurus baru yang direncanakan terlaksana pada awal hingga pertengahan Agustus 2026.
Memasuki September 2026, organisasi tersebut menargetkan mulai menjalankan berbagai program kerja yang telah disusun sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat Kepulauan Nias, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan generasi muda.
Dalam rapat konsolidasi tersebut, perwakilan calon pengurus menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi wadah pemersatu pemuda Ono Niha yang visioner, progresif, dan berorientasi pada pembangunan daerah.
“Konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kebersamaan serta menyatukan visi organisasi. Dengan dukungan para pendiri, pembina, tokoh masyarakat, dan seluruh pemuda Ono Niha, kami optimistis GPKN mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar salah seorang calon pengurus dalam forum tersebut.
Sementara itu, salah satu pendiri GPKN, Tobias Duha, menyampaikan dukungannya terhadap proses pembentukan kepengurusan baru yang sedang berjalan. Ia menegaskan kesiapannya untuk terus memberikan pemikiran dan masukan demi kemajuan organisasi ke depan.
“GPKN harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda Ono Niha tanpa membedakan latar belakang. Organisasi ini perlu menjaga nilai persatuan, integritas, dan profesionalisme serta mampu menjadi mitra yang konstruktif bagi masyarakat maupun pemerintah,” kata Tobias.
Sebagai organisasi kepemudaan yang berfokus pada pengembangan generasi muda Kepulauan Nias, GPKN mengusung visi untuk menyatukan potensi pemuda Ono Niha dalam mewujudkan kemajuan bersama serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.












