Jakarta, Cakrawalasatu.com – Beredar dimedia sosial warga menangkap seorang terduga pelaku begal bersenjata api (senpi) di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (28/11/25) dini hari.
Dalam video itu, warga disebut melihat komplotan diduga begal bersenjata yang hendak beraksi. Dalam narasi video yang beredar, warga awalnya melihat gerak-gerik mencurigakan dari para terduga pelaku yang diduga tengah bersiap melancarkan aksinya.
Warga kemudian mengejar kelompok tersebut hingga satu orang berhasil ditangkap dan menjadi bulan-bulanan, sementara pelaku lain melarikan diri. Dalam video viral itu terlihat terduga pelaku yang tertangkap sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum diamankan pihak berwajib.
Dikutip akun Warga.Jakbar, korban yang enggan disebutkan namanya mengatakan, awal Kronologi saat hendak pulang kerumah melintas flyover kota bambu menuju-slipi jaya-kemanggisan, sekitar pukul 03.10 WIB.
“Jadi awal mula nya, saya sama temen berinisial A, baru balik main dari warkop burjo, Tanah Sereal, munuju ke Petamburan, Tanah Abang,” ucapnya.
Korban menerangkan, A nganterin saya balik melewati flay over kota Bambu.
“Saat di Flav Over kota Bambu, ada seiumlah 2 kendaraan sepeda motor berboncengan 2 orang dalam 1 motor, dan terduga pelaku mepet ke arah kita,” terangnya

Korban menjelaskan, terduga pelaku sambil ngeliatin saya kaya orang punya utang dua ribu, dan saya langsung nyolot sambil bilang “ngapa lu mgeliatin gw”.
“Saat saya tegur, terduga pelaku ngeluarin pistol dari perutnya dan nyuruh kita berhenti, disitu saya seneng karena posisi lagi pusing juga, lagi cape, malah di BEGAL, akhirnya kita ngebut, berenti ke pinggir jalan buat ngambil barang pegangan, tapi dapetnyə malah pot pohon rumah orang, akhirnya disitu kita kejar karena saya tau itu begal udah megang air soft gun / senpi, dan saya ngelampiasanin amarah dan emosi ke begal itu,” jelasnya.
Diwaktu terspisah, Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora membenarkan penangkapan tersebut.
“Untuk pelaku satu diamankan di Polsek Palmerah, masih diminta keterangannya,” tegasnya melalui pesan singkat.
Gomos belum dapat menjelaskan detail kronologi kejadian diduga begal bersenjata itu.
“Masih kami lidik,” tegasnya singkat. (*)









