Jakarta, Cakrawalasatu.com – Puluhan jiwa jadi korban kebakaran yang terjadi di gedung perkantoran Terra Drone Jalar Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (09/12/25).
Berdasarkan data di lapangan, total korban jiwa sebanyak 22 orang diantaranya 15 orang merupakan perempuan dan tujuh orang laki-laki.
Berikut Nama korban : 1. Aril (L)., 2. Yoga (L)., 3. Apri (L)., 4. Ninda (P)., 5. Pariyem (P)., 6. Novia (25) (P) lt 5., 7. Nisa (P)., 8. Nazel (P) lt 3., 9. Risda (P) lt 3., 10. Assyifa (P) lt 3., 11. Della (P) lt 3., 12. Siti (P) lt 3., 13. Emelia (P) lt 2., 14. Vina (P) lt 2., 15. Sandra (P) lt 3., 16. Tasya (P) lt 3., 17. Cendy (L) lt 3., 18. Chintya (P) lt 5., 19. Rosdiana (P) lt 6., 20. Raehan (L) lt 5., 21. Mirja (L) lt 6., 22. Syaiful (L) lt 6.
Menurut keterangan salah satu saksi Kiki Kuswarti (29) mengungkapkan bahwa dirinya sedang berada di dalam ruko kemudian melihat asap.
“Pada saat dicek di lantai 1, saya melihat baterai drone yang sedang dicharge terbakar dan karyawan mencoba memadamkan dengan APAR namun api bertambah besar,” ungkapnya.
Kiki menjelaskan sebagian karyawan keluar kantor karena pada saat jam makan siang, sedangkan untuk karyawan yang mesih di dalam menyelamatkan diri ke lantai atas.
“Sementara para korban lainnya masih dalam evakuasi petugas Damkar,” jelasnya.
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
“Diduga penyebab kebakaran itu terjadi akibat adanya baterai terbakar di lantai 1 gedung tersebut. Memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” katanya di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Susatyo, baterai yang terbakar itu sempat dipasang oleh karyawan, karena lantai 1 gedung itu merupakan gudang baterai.
“Ketika kejadian itu sejumlah karyawan sedang beristirahat makan di luar gedung. Namun, sebagian lainnya berada di lantai atas gedung untuk beristirahat. Api yang membakar lantai 1 gedung hingga ke lantai 6 itu membuat sejumlah karyawan yang berada di atas terjebak,” lanjutnya.
Susatyo menerangkan peristiwa kebakaran di gedung Terra Drone ini, terakhir data korban sudah 22 orang, di mana tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan.
“Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses indentifikasi. Selain itu, beberapa petugas mengalami luka akibat pecahan kaca dan sebagainya selama proses evakuasi,” terangnya.
Susatyo menegaskan setelah proses pemadaman rampung, petugas damkar merapikan peralatan sebelum kepolisian memulai olah TKP. Tim laboratorium forensik juga telah hadir untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
“Setelah semua rapi, pihak kepolisian melakukan olah TKP awal bersama labfor juga sudah hadir untuk mencari sebab dari kejadian kebakaran ini,” tegasnya. (*)








