Pengendara Sepeda Motor Jadi Korban Begal di Fly Over Kampung Melayu Jatinegara  Jakarta Timur Alami Luka Serius

Aksi Begal di Fly Over Kampung Melayu Jaktim, Motor Hilang dan Korban Alami Luka Parah

Jakarta, cakrawalasatu.com – Beredar di media sosial seorang pengendara sepeda motor jadi korban begal di Fly Over terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jum’at (21/11/25) dini hari.

Informasi dihimpun, sepeda motor jenis Honda PCX 160 milik korban raib dibawa kabur pelaku dan korban alami luka patah tulang kaki dan wajah penuh darah.

Menurut keterangan warga yang berada di lokasi menceritakan, saat melintas melihat ada keramaian orang di atas fly over.

Belum diketahui apakah korban sudah membuat laporan kepolisian atau belum. Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan dan korban pun harus rela kehilangn motor kesayangannya.

Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan Polsek Jatinegara sedang menyelidiki kasus pembegalan yang menimpa seorang pengendara sepeda motor di jalan layang (flyover) terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

“Iya, masih dalam penyelidikan, terkait kasus pembegalan itu sekitar pukul 01.00 WIB,” ucapnya kepada awak media, Jum’at (21/11/25).

Samsono menjelaskan Korban yang baru pulang bekerja itu dipukul oleh pelaku hingga tidak sadarkan diri dan mengalami patah tulang dan luka pada wajah, sementara sepeda motornya raib.

“Sehabis pulang bekerja, korban melintas di Jalan Abdullah Syafei melewati flyover Terminal Kampung Melayu. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban dipukul dengan benda tumpul dan keras hingga korban terjatuh dan tidak sadarkan diri,” jelasnya.

 

Samsono mengungkapkan saat tersadar, motor korban telah hilang. Seorang pengemudi ojek yang berada di sekitar lokasi itu kemudian membantu membawa korban yang mengalami luka cukup serius.

“Ketika korban tersadar, motor korban sudah hilang, dan korban sudah dibantu oleh pengemudi ojek, dan dibawa oleh ambulance ke Rumah Sakit Hermina Jatinegara,” ungkapnya.

Samsono menerangkan korban masih di rumah sakit.

“Korban masih menjalani perawatan sehingga belum dapat memberikan keterangan langsung kepada penyidik,” ungkapnya.

Samsoni melanjutkan Polres Metro Jakarta Timur telah menerima laporan dari pihak keluarga yang sudah mendatangi kantor polisi.

“Mengaku sebagai adik angkatnya, pihak keluarga korban sudah datang untuk membuat laporan polisi,” lanjutnya.

Samsono menegaskan Polisi memastikan proses penyelidikan sudah berjalan.

“Tim penyelidikan telah diterjunkan ke lapangan untuk mengumpulkan berbagai keterangan terkait insiden tersebut. Namun, upaya penggalian informasi tetap dilakukan untuk memetakan dugaan kronologi dan pola serangan pelaku,” tegasnya. (*)