Nias Selatan||CSC – Layanan listrik di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Nias Selatan kembali mengalami pemadaman bergilir pada Sabtu malam (29/11/2025). Pemadaman dilakukan PLN Cabang Teluk Dalam dengan alasan menipisnya stok bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan pembangkit.
Informasi tersebut disampaikan Layanan Operator Pelanggan PLN melalui grup WhatsApp resmi sekitar pukul 23.13 WIB.
Baca Juga: KSP Tinjau Bencana di Padang Pariaman
“Monitor pak, saat ini kita melakukan pengurangan beban/pemadaman bergilir akibat stok BBM. Untuk pemulihan mohon bersabar,” tulis operator dalam pesan yang dikirim dari nomor layanan yang disamarkan menjadi 08xx-xxxx-2633.
Pemadaman bergilir melanda sejumlah kecamatan, di antaranya Telukdalam, Onaolalu, Fanayama, Luahagundre, Hilimaenamolo, Aramo, Amandraya, Ulususa, dan O’ou. Durasi pemadaman diperkirakan sekitar tiga jam.
Baca Juga: Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Banjir Sumatra, 707 Menara BTS Kembali Beroperasi
Namun alasan yang disampaikan PLN menuai pertanyaan dari warga, terutama para pelaku ekonomi yang merasakan langsung dampak pemadaman mendadak tersebut. Mereka menilai keterangan mengenai minimnya stok BBM tidak masuk akal mengingat kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir cerah dan distribusi BBM di wilayah Kabupaten Nias Selatan berjalan normal.
Seorang pemilik usaha percetakan di Telukdalam yang enggan disebutkan namanya menilai alasan PLN tidak logis. “Cuaca bagus, distribusi BBM lancar. Tidak ada tanda-tanda pasokan terganggu. Kenapa listrik tiba-tiba padam tanpa pemberitahuan? Ini merugikan usaha kami,” ujarnya.
Baca Juga: Bencana Longsor, Tim Gabungan Temukan Enam Korban Galodo Padang Panjang
Keluhan serupa disampaikan seorang pengusaha kuliner malam di kawasan Telukdalam yang juga meminta identitasnya disamarkan. Ia menyoroti buruknya komunikasi PLN.
“Setidaknya beri informasi resmi sebelum pemadaman. Usaha kami bergantung pada listrik. Begitu padam mendadak, bahan makanan rusak dan pelanggan pulang,” katanya.
Seorang pelaku usaha minuman dingin di Fanayama turut mengeluhkan dampaknya. Ia menyebut pemadaman malam hari berulang kali merusak stok dagangan. “Kalau alasannya BBM kurang, kami sulit percaya. SPBU di daerah sini tidak pernah kosong,” ujarnya tanpa ingin disebutkan namanya.
Baca Juga: JKA Instruksikan Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Cuaca Ekstrem, Banjir dan Longsor
Sementara itu, pantauan langsung cakrawalasatu.com pukul 23.40 WIB menunjukkan bahwa aliran listrik telah kembali menyala di sekitar Kelurahan Pasar Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, khususnya di sepanjang Jalan A. Yani. Padahal dalam informasi resmi yang beredar di grup WhatsApp pelanggan, wilayah tersebut sebelumnya tercantum sebagai salah satu lokasi terdampak pemadaman bergilir.
Hingga berita ini ditayangkan, Manager PLN Cabang Teluk Dalam, Mukhlis Suhada, belum memberikan tanggapan resmi. Pesan konfirmasi yang dikirimkan redaksi ke WhatsApp pribadinya belum terkirim dan masih berstatus centang satu abu.













