Ratusan Rumah Warga Masih Tertimbun Lumpur Pasca Banjir, AMPEK Sumut Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Warga Menyambut dengan Haru di Tengah Kerusakan Parah

Daerah, Sosial551 Dilihat

Aceh Tamiang||cakrawalasatu.com – Ratusan rumah warga yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang masih tertimbun lumpur pasca bencana yang melanda wilayah itu pada awal pekan. Di tengah keterbatasan bantuan, Aliansi Masyarakat Peduli Kemanusiaan (AMPEK) Sumatera Utara hadir menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa air mineral, roti, obat-obatan, pakaian layak pakai, dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga, Kamis (11/12/2025).

Ratusan warga di Desa Kampung Alur Tani Dua, Kecamatan Tamiang Hulu, terlihat menyambut bantuan itu dengan wajah haru.

Baca Juga: Status Tanggap Darurat Diperpanjang, Taksiran Kerugian Capai Rp 967 Miliar

Bantuan diserahkan langsung oleh tim AMPEK ke sejumlah lokasi terdampak, antara lain Alur Tani I, Alur Tani II, Desa Prak Pulau Tiga, Jalan Juanda Simpang Kecamatan Karang Baru, Jalan Gampong Suka Jadi di jalur Medan–Aceh Kejuruan Muda, serta Posko Masjid Kejuruan Muda. Penyaluran dilakukan secara door to door dan melalui posko terpadu untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.

Menurut AMPEK, seluruh bantuan yang dibawa merupakan hasil donasi dari masyarakat, dermawan, dan berbagai pihak yang peduli terhadap korban bencana di Aceh Tamiang. Kebutuhan yang disalurkan meliputi beras, mie instan, biskuit, pakaian layak pakai, air minum, snack, hingga obat-obatan darurat.

Baca Juga: Padang Pariaman Usulkan 225 Unit Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana

Tim relawan AMPEK yang hadir di antaranya Ketua Koordinator Edoh, Amir Lubis, Ummi Kalsum, Ali Siregar, Budi Asram, M. Habib, Yusuf, dan sejumlah relawan lainnya.

Edoh, perwakilan AMPEK, mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran bantuannya.

Baca Juga: Warga Temukan Mayat Diduga Korban Banjir dan Tanah Longsor Padang Pariaman

“Kepada semua sahabat dan warga yang tulus memberi, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Setiap donasi baik barang, uang, maupun waktu, bukan sekadar benda bagi para korban. Itu cahaya harapan yang membuat mereka merasa tidak sendirian,” ujarnya.

Senada dengan itu, Amir Lubis menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur.

“Anda adalah pahlawan yang membuat mereka bisa bangkit kembali. Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala atas kebaikan yang telah diberikan,” katanya.

Bantuan yang disalurkan AMPEK diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat Aceh Tamiang, salah satu daerah yang sebelumnya dinyatakan Gubernur Aceh sebagai wilayah dengan kerusakan paling parah akibat banjir bandang.

Amir menambahkan bahwa pihaknya terus membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berdonasi melalui AMPEK.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat selama ini. Semoga semakin banyak sahabat yang tergerak membantu warga yang masih sangat membutuhkan,” ujarnya.