Jakarta, Cakrawalasatu.com – Sempat tersandung sanksi etik, “Crazy Rich Tanjung Priok” kembali ke kursi pimpinan komisi.
Ahmad Sahroni resmi kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Kembalinya Ahmad Sahroni ini menarik perhatian publik mengingat ia sempat dinonaktifkan dan dijatuhi sanksi etik oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada akhir 2025 lalu.
Sanksi tersebut buntut dari pernyataannya yang menyebut rakyat yang ingin membubarkan DPR sebagai “orang tertolol sedunia”.
Seperti diketahui maraknya di media, ucapan kontroversial Sahroni berujung sanksi etik dengan mengatakan “Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia.
“Catat nih orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita,” ucap Ahmad Sahroni Wakil Ketua Komisi IIl DPR Kamis (22/08/25) lalu.
Sementara, Wakil Ketua MKD DPR RI Imron Amin menerangkan Mahkamah berpendapat pernyataan tersebut tidak bijak.
“‘Bahwa telah mencermati pernyataan teradu V (lima) Ahmad Sahroni yang dipersoalkan para pengadu Mahkamah berpendapat pernyataan tersebut tidak bijak,” terangnya, Rabu (05/11/25) lalu.
Saat pergantian Wakil ketua Komisi III DPR RI, wakil ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, Ahmad Sahroni ditunjuk kembali menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
“Maka, pimpinan Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem mengalami perubahan. Yang semula Saudara Rusdi Masse Mappasessu digantikan Saudara Ahmad Sahroni. Ahmad Sahroni akan ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi IlI DPR RI menggantikan Rusdi Masse,” ungkapnya, Kamis (19/02/26).
Diwaktu yang sama, Ahmad Sahroni berharap janji jadi sosok yang lebih baik.
“Terima kasih untuk pimpinan MKD yang telah menyidangkan saya dan mudah-mudahan saya menjadi lebih baik ke depannya,” harapnya. (*)













