Dua Talenta Voli Nias Selatan Dipanggil PBVSI Sumut, Siap Tembus Panggung Pra-PON 2028

Pemanggilan dua atlet muda ini menegaskan kebangkitan potensi bola voli Nias Selatan di level provinsi, sekaligus membuka jalan menuju kompetisi nasional.

Nias Selatan||CSC – Peta kekuatan bola voli Sumatera Utara mulai menunjukkan dinamika baru. Dua atlet muda asal Kabupaten Nias Selatan, Yerusel Imanuel Gee dan Emon Citra Damai Gee, resmi masuk dalam radar pembinaan Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara untuk persiapan Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2028.

Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat resmi PBVSI Sumut bernomor 04.252/PBVSI-SU/IV/2026 tertanggal 14 April 2026, yang mengagendakan kegiatan pemanduan bakat atlet bola voli putra se-Sumatera Utara. Keduanya dijadwalkan mengikuti rangkaian seleksi intensif pada 25–26 April 2026 di GOR Bola Voli Sport Center.

Baca Juga: Prestasi Nasional! Bupati Sampang dan BPRS Sabet Penghargaan Top BUMD Awards 2026

Yerusel dan Emon ditempatkan pada posisi hitter, peran krusial dalam skema permainan modern yang menuntut kekuatan, akurasi, serta konsistensi serangan. Dengan tinggi badan masing-masing 181 cm dan 180 cm, keduanya dinilai memiliki modal antropometri dan teknik dasar yang menjanjikan untuk dikembangkan dalam sistem pembinaan tingkat provinsi.

Menariknya, di tengah kesibukan sebagai atlet, keduanya tetap menjaga komitmen di bidang akademik. Emon Citra Damai Gee saat ini menempuh pendidikan sebagai mahasiswa semester IV di Universitas Nias Raya (Uniraya), sementara Yerusel Imanuel Gee masih duduk di bangku kelas III SMA Negeri Maniamolo. Sinergi antara pendidikan dan olahraga ini mencerminkan karakter atlet modern yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki fondasi intelektual yang kuat.

Baca Juga: Patroli Perintis Presisi Polda Metro Mengamankan Terduga Pelaku Penyekapan Wanita Muda dan Pelaku Tawuran

Program pemanduan bakat ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PBVSI Sumatera Utara dalam menyusun kerangka tim yang kompetitif menuju Pra-PON XXII di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Selama dua hari pelaksanaan, para atlet akan menjalani serangkaian uji kemampuan, mulai dari pengukuran performa umum hingga evaluasi teknis berdasarkan spesialisasi posisi.

Ketua PBVSI Kabupaten Nias Selatan, Aryanus Giawa, menyebut pemanggilan ini sebagai capaian strategis yang mencerminkan meningkatnya kualitas pembinaan atlet di daerah.

Baca Juga: Dhipa Adista Justicia Law Firm Inovasikan Program Berbasis Insurance Hukum

“Pemanggilan ini bukan hanya kebanggaan bagi Nias Selatan, tetapi juga menjadi indikator bahwa atlet-atlet kita mampu bersaing dan diperhitungkan di tingkat provinsi. Kami berharap Yerusel dan Emon dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal untuk menunjukkan kapasitas terbaik mereka,” ujar Aryanus, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan, PBVSI Nias Selatan akan terus memperkuat ekosistem pembinaan olahraga melalui peningkatan kualitas pelatihan, kompetisi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami menargetkan lahirnya lebih banyak atlet potensial dari Nias Selatan yang mampu menembus level provinsi hingga nasional. Ini adalah langkah awal menuju panggung yang lebih besar,” tegasnya.

Kehadiran Yerusel dan Emon dalam seleksi ini bukan sekadar representasi individu, melainkan simbol kebangkitan olahraga voli dari wilayah kepulauan. Jika mampu menembus skuad inti Sumatera Utara, keduanya berpeluang menjadi bagian dari generasi baru atlet yang akan membawa nama daerah hingga ke panggung nasional, sebuah lompatan yang menegaskan bahwa Nias Selatan kian diperhitungkan dalam peta olahraga Indonesia.

News Feed