Nias Selatan||cakrawalasatu.com – Ikatan Keluarga Masyarakat Nias Utara (IKMANIRA) memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-6 sekaligus melantik pengurus masa bakti 2026–2029 di Aula Defnas Hall, Jalan Pramuka, Kelurahan Pasar Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Minggu (23/8/2026).

Mengusung tema “Satu Hati, Satu Tekad, Satu Tujuan”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar IKMANIRA untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus meneguhkan kontribusi organisasi dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Nias Selatan.
Baca Juga: Gelar Sabuk Kamtibmas, Polres Metro Tangerang Kota Berbagi di Jumat Peduli
Pelantikan pengurus baru dilakukan langsung oleh Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 0213/Nias, Danlanal Nias, perwakilan Kapolres Nias Selatan, perwakilan Kajari Nias Selatan, Penjabat Sekretaris Daerah Nias Selatan, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan, termasuk Barisan Merah Putih (BMP).
Nuansa kebudayaan Nias juga mewarnai rangkaian kegiatan melalui penampilan tari adat khas Nias Utara yang menjadi bagian dari penyambutan dan perayaan HUT ke-6 IKMANIRA.
Ketua IKMANIRA terpilih masa bakti 2026–2029, Saohagolo Nazara, mengatakan amanah kepemimpinan yang kembali dipercayakan kepadanya bukanlah sebuah kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Saohagolo terpilih untuk ketiga kalinya melalui Musyawarah Besar (Mubes) IKMANIRA yang digelar pada 9 Agustus 2026.
Baca Juga: Bupati Padang Pariaman Tantang Pejabat Baru Buktikan Kinerja dan Hadirkan Perubahan Nyata
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pertanggungjawaban moral atas perjalanan kepemimpinan periode sebelumnya. Menurutnya, berbagai program organisasi selama tiga tahun terakhir diarahkan untuk menyentuh langsung kehidupan anggota dan masyarakat, khususnya melalui kegiatan kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“IKMANIRA bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga wadah untuk saling menopang dalam suka maupun luka,” ujar Saohagolo dalam sambutannya.
Ia menyebut sejumlah kegiatan telah dilaksanakan pada periode sebelumnya, antara lain bantuan bagi keluarga yang mengalami musibah, pemberian tali kasih kepada keluarga anggota yang berduka maupun bersukacita, serta kunjungan kasih kepada anggota yang sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah maupun rumah sakit.
Menurutnya, kegiatan tersebut mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna penting dalam membangun rasa kebersamaan di antara anggota organisasi.
Memasuki periode kepengurusan yang baru, Saohagolo mengajak seluruh keluarga besar IKMANIRA memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial.
Baca Juga: Sinergi Pengurus RT dan Remaja Menteng Dalam Meriahkan HUT RI Ke-81
Ia berharap seluruh pengurus dan anggota dapat bersama-sama menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat, baik bagi keluarga besar IKMANIRA maupun masyarakat secara lebih luas.
Sementara itu, Ketua Badan Pendiri IKMANIRA, Dr. Yasatulo Lase, SE., MA., MAP., CPHRM., HRBP., HRMP., menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya mengimplementasikan tema “Satu Hati, Satu Tekad, Satu Tujuan” dalam setiap gerak organisasi, termasuk dalam mendukung program pemerintah di Kabupaten Nias Selatan.
Menurut Yasatulo, IKMANIRA selama ini berupaya menjalankan visi dan misi kemanusiaan melalui berbagai kegiatan sosial. Dalam pelaksanaannya, IKMANIRA juga menjalin kebersamaan dengan organisasi kemasyarakatan lainnya, termasuk BMP.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Nias Selatan bersama seluruh jajarannya dapat terus memberikan dukungan terhadap program-program kemanusiaan yang dijalankan IKMANIRA ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-6 IKMANIRA sekaligus kepada pengurus baru masa bakti 2026–2029.
Menurutnya, enam tahun perjalanan IKMANIRA bukan sekadar pertambahan usia organisasi, tetapi merupakan bagian dari perjalanan kebersamaan, pengabdian, dan komitmen dalam merawat persaudaraan di tengah masyarakat.
Bupati juga mengapresiasi kiprah IKMANIRA bersama BMP yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Ia menyebut dirinya telah beberapa kali terlibat bersama kedua organisasi tersebut dalam kegiatan penyerahan bantuan kepada masyarakat.
“Keberadaan IKMANIRA di Kabupaten Nias Selatan memiliki arti yang sangat baik. Walaupun kita berasal dari wilayah dan daerah yang berbeda, sesungguhnya kita adalah satu keluarga besar masyarakat Kepulauan Nias,” kata Sokhiatulo.
Ia mengatakan masyarakat Kepulauan Nias memiliki akar budaya yang sama, nilai kekeluargaan yang kuat, serta semangat persaudaraan yang diwariskan para leluhur.
Karena itu, Bupati berharap IKMANIRA tidak hanya menjadi wadah berhimpun masyarakat Nias Utara yang berada di Nias Selatan, tetapi juga dapat menjadi jembatan persaudaraan, wadah saling membantu, serta mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah.
“Pemerintahan ini tidak dapat berjalan sendiri. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan senantiasa membuka ruang bagi seluruh organisasi kemasyarakatan dan paguyuban untuk bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi daerah,” ujarnya.
Sokhiatulo menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan dukungan, pemikiran, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Kepada pengurus IKMANIRA yang baru dilantik, ia berpesan agar menjaga kekompakan organisasi, merangkul seluruh anggota tanpa membeda-bedakan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun pemerintah.
Ia juga mendorong IKMANIRA menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat Nias Selatan.
“Jadikan IKMANIRA sebagai rumah bersama yang menghadirkan rasa persaudaraan bagi seluruh anggotanya,” pesannya.
Bupati berharap kepengurusan IKMANIRA masa bakti 2026–2029 semakin solid, berkembang, dan mampu meningkatkan kontribusi nyata bagi anggota, masyarakat, pembangunan Kabupaten Nias Selatan, serta Kepulauan Nias secara umum.
Ia sekaligus mengajak keluarga besar IKMANIRA untuk terus menjadi bagian dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan di Kabupaten Nias Selatan.
Menurutnya, masyarakat Kepulauan Nias perlu terus menunjukkan jati diri sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, menghargai sesama, serta memiliki semangat gotong royong dan persaudaraan.
Momentum HUT ke-6, kata Bupati, hendaknya menjadi ruang refleksi bagi IKMANIRA untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat tekad dalam melangkah ke depan.
“Apa yang sudah baik mari kita pertahankan dan tingkatkan, sementara yang masih kurang mari kita perbaiki bersama,” katanya.













