Trio Angka 11: Lanal Nias, BMP, dan Ikmanira Wujudkan Rumah Layak Huni di Fanayama

Kolaborasi Kemanusiaan Peringati HUT Lanal Nias ke-11

Nias Selatan||cakrawalasatu.com – Perayaan “angka 11” menjadi simbol kuat aksi kemanusiaan di Nias Selatan. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Lanal Nias yang ke-11 pada 20 November 2025, organisasi Barisan Merah Putih (BMP) dan Ikatan Masyarakat Nias Utara (Ikmanira) melaksanakan program bedah rumah yang juga ke-11 sejak digulirkan.

Momentum unik ini mengantar kolaborasi tiga pihak, Lanal Nias, BMP, dan Ikmanira untuk mewujudkan rumah layak huni bagi Adina Sarumaha (67), seorang lansia yang hidup sebatang kara di Desa Hilifarokhalawa, Kecamatan Fanayama.

Baca Juga: Jelang Operasi Lilin, Zebra Toba 2025 Resmi Bergulir di Nias Selatan

Program renovasi rumah tidak layak huni ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Meski dilaksanakan di tengah cuaca ekstrem sejak Senin (17/11/2025) malam hingga Selasa (18/11/2025) siang hari, kegiatan tersebut disambut hangat oleh warga yang ikut bergotong-royong.

Kepala Desa Hilifarokhalawa, Tasuluimbowo Sarumaha, yang mewakili keluarga penerima manfaat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Juga: Seremoni Penetapan Manggarai Tebet Sebagai Kampung Redam Oleh Kemen HAM

Ia mengakui proses pengerjaan menghadapi banyak tantangan akibat hujan deras. “Puji syukur kegiatan dapat selesai dengan baik. Terima kasih kepada BMP, Ikmanira, dan Lanal Nias atas kepedulian serta kerja kerasnya,” ujarnya.

Tasuluimbowo juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, termasuk riak dan kritik dari sebagian warga. “Semua pihak bekerja maksimal. Kami mohon maaf bila ada yang kurang berkenan.”

Baca Juga: Jajaran Polda Metro Jaya Gerak Cepat Tangkap Pelaku Penembakan Hansip Saat Gagalkan Aksi Curanmor

Pembina BMP dan Ikmanira, Dr. Yasatulo Lase, SE., MA., MAP, menegaskan bahwa pembangunan rumah bagi Ibu Adina merupakan bagian dari misi kemanusiaan ke-11 yang telah mereka jalankan selama ini. Program tersebut sekaligus menjadi bentuk persembahan untuk HUT Lanal Nias.

Ia menekankan bahwa pemilihan penerima manfaat dilakukan murni atas dasar kebutuhan dan rasa kemanusiaan.

“Kami tidak memilih berdasarkan hubungan atau asal-usul. Ini murni kepedulian. Memberi dari kekurangan jauh lebih bermakna daripada memberi dari kelebihan,” katanya.

Yasatulo juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada organisasi yang konsisten melakukan kegiatan sosial. “Kami berharap pemerintah mengakui organisasi yang tulus bersinergi demi menciptakan kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.”

Sementara itu, Danlanal Nias, Kolonel Laut (P) Lexy Effraim Dumais, S.E., M.Tr.Opsla, menyampaikan kekagumannya atas semangat gotong royong masyarakat.

Sejak bertugas, ia menilai solidaritas warga sebagai modal besar pembangunan. Ia menjelaskan bahwa survei dilakukan di beberapa titik sebelum menetapkan rumah Ibu Adina sebagai prioritas.

“Cuaca ekstrem membuat waktu kerja sangat panjang, bahkan dari pukul empat sore kemarin hingga jam sebelas siang hari ini. Namun semangat warga tidak surut,” kata Kolonel Lexy.

Ia juga menyoroti kuatnya solidaritas warga yang turut hadir membantu. “Semangat gotong royong ini kekuatan kita. Semoga tetap terjaga dan membawa kemajuan bagi desa-desa kita.”

Kegiatan itu dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Seksama Sarumaha mewakili Bupati Nias Selatan; Wakapolres Kompol Mahyu Danil Noor, S.Si mewakili Kapolres Nias Selatan; Danramil 12/Teluk Dalam Mayor Inf. Yustinus Waruwu, SE; pengurus dan anggota BMP serta Ikmanira; tokoh masyarakat; pemuda; dan warga setempat. Acara ditutup dengan penyerahan kunci rumah kepada Ibu Adina Sarumaha serta doa bersama untuk keselamatan semua pihak yang terlibat.

News Feed