WHO Ungkap Fakta Kesehatan Mental Remaja, SMP N 1 Teluk Dalam Respon dengan Upacara Bendera Edukatif

Kepala Sekolah SMP N 1 Teluk Dalam Tekankan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Mental dan Fisik di Kalangan Siswa

Daerah, Pendidikan9061 Dilihat

Nias Selatan||cakrawalasatu.com – Suasana khidmat terasa dalam pelaksanaan upacara bendera di SMP Negeri 1 Teluk Dalam, Jalan R.A. Kartini No. 20 A, Kelurahan Pasar Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (1/9/2025). Upacara yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan disiplin kepada para siswa.

Namun, ada yang berbeda dalam upacara kali ini. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Teluk Dalam, Fridawati Maduwu, S.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara, mengangkat isu penting mengenai kesehatan mental remaja.

Baca Juga: Kejari Nias Selatan Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan 2016

Dalam amanatnya, Frida Maduwu menyoroti data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan bahwa satu dari tujuh anak atau remaja usia 10-19 tahun mengalami masalah kesehatan mental. Gangguan mental yang umum pada usia ini termasuk depresi, kecemasan, dan gangguan perilaku.


“Data ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja karena dapat memengaruhi kesejahteraan mereka secara keseluruhan,” ujarnya dengan nada serius.

Baca Juga: Kejari Nias Selatan Tahan Kepala Desa Hilimaenamolo Terkait Dugaan Korupsi Rp965 Juta

Lebih lanjut, Frida Maduwu menjelaskan beberapa faktor yang dapat memicu gangguan mental pada remaja, di antaranya perubahan suasana hati, kurang nafsu makan dan tidur, kelelahan yang berlebihan, kecemasan, dan mudah tersinggung.

Namun, Frida Maduwu juga memberikan solusi konkret untuk menghindari gangguan mental tersebut. Ia menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan, aktif melakukan kegiatan fisik, istirahat yang cukup, rekreasi, dan memberikan dukungan positif kepada sesama.

Baca Juga: Resmi Ditutup, TMMD ke-125 Tinggalkan Warisan Berharga bagi Warga Batam

“Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jika kita merasa ada yang tidak beres dengan diri kita, jangan ragu untuk mencari bantuan kepada orang yang kita percaya, seperti orang tua, guru, atau teman,” pesannya.

Upacara bendera kali ini semakin istimewa dengan petugas upacara yang berasal dari siswa kelas VII/Durian yang dibimbing oleh wali kelas Meidiani Nehe, S.Pd. Alvaro Diego Telaumbanua bertugas sebagai pemimpin upacara, didampingi oleh Brasen Alfado Telaumbanua sebagai pemimpin upacara paling kanan.

Yosephine Keyfani Ndruru bertugas sebagai penata tertib acara, Deswan Ananda Wansaputra Zamili sebagai ajudan, Gilbert Aprierli Fau sebagai pelapor, Derfin Natasya Shira Ndruru sebagai pembaca UUD 1945, Lidya Buulolo sebagai dirigen, Bellvania Novsailing Sarumaha sebagai pembaca janji siswa, Ingerlisa Casidhe Asioho Sarumaha sebagai pembaca doa, dan PASKAS sebagai pengibar bendera.

Upacara bendera yang diisi dengan pesan-pesan penting mengenai kesehatan mental ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa [Nama Sekolah] dan seluruh masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, khususnya di kalangan remaja.